| MOQ: | >=1 buah |
| harga: | $50.00 |
| standard packaging: | 10 pcs dalam satu karton berat kotor sekitar 10Kg |
| Supply Capacity: | 100 Potongan/Potongan per Minggu |
Cara mengukur efektivitas filter
(1) Rugi Sisip
Efek pengurangan kebisingan filter direpresentasikan oleh rugi sisip. Seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3, filter dimasukkan ke dalam sirkuit yang menghubungkan sumber sinyal 50 ohm dengan beban, dan kemudian perubahan tegangan di sisi beban (B ke C) diukur. Ini biasanya dinyatakan dalam dB.
(2) dB
dB (desibel) adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan rasio. Seperti yang ditunjukkan pada Tabel 2, kemampuan untuk mengurangi kebisingan hingga 1/10 dinyatakan sebagai 20dB, sedangkan kemampuan untuk mengurangi kebisingan hingga 1/100 dinyatakan sebagai 40dB. Setiap kali kebisingan turun menjadi 1/10, dB meningkat sebesar 20 (untuk rugi sisip).
Menggunakan dB sangat nyaman karena dapat mengekspresikan rasio besar melalui penjumlahan. Hasil pengukuran kebisingan juga biasanya dinyatakan dalam dB. Misalnya, 40dBµV mewakili tegangan di mana 1µV adalah 0 dB, dan itu berarti 100µV.
(3) Angka yang perlu diingat
Ketika kebisingan berlipat ganda, dB berubah sebesar 6dB. Ketika kebisingan meningkat sepuluh kali lipat, dB berubah sebesar 20dB. Kedua angka ini sering digunakan, jadi ada baiknya untuk mengingatnya.
Namun perlu dicatat bahwa angka-angka ini digunakan saat merepresentasikan tegangan. Untuk daya, peningkatan sepuluh kali lipat menghasilkan perubahan 10dB. Ini karena daya memiliki hubungan yang sebanding dengan kuadrat tegangan (P=V2/R).
(4) Substitusi parameter S
Ketika filter dapat dianggap sebagai sirkuit linier, rugi sisip dapat diganti dengan nilai absolut koefisien transmisi parameter S (S21 atau S12) yang diukur pada sistem 50 ohm. Ini karena sistem pengukuran 50 ohm dihubungkan sebelum dan sesudah filter, untuk kedua pengukuran. Kapan pun memungkinkan, kami menggunakan nilai yang diukur dengan parameter S sebagai rugi sisip.
| Parameter | Nilai |
| Tegangan Terukur, RMS | 110...250V |
| Arus Terukur, RMS | 3A |
| Atenuasi Sinyal Transien (Tipikal) | |
| Mode Diferensial | 24dB |
| Mode Umum | 20dB |
| Arus Bocor | |
| Model standar | <3.5mA |
| Versi medis | <0.5mA |
| Indikasi Daya | LED |
| Dimensi (PxLxT) | 80mmx47mmx127mm |
| Tersedia dalam berbagai konfigurasi input / output | |
| MOQ: | >=1 buah |
| harga: | $50.00 |
| standard packaging: | 10 pcs dalam satu karton berat kotor sekitar 10Kg |
| Supply Capacity: | 100 Potongan/Potongan per Minggu |
Cara mengukur efektivitas filter
(1) Rugi Sisip
Efek pengurangan kebisingan filter direpresentasikan oleh rugi sisip. Seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3, filter dimasukkan ke dalam sirkuit yang menghubungkan sumber sinyal 50 ohm dengan beban, dan kemudian perubahan tegangan di sisi beban (B ke C) diukur. Ini biasanya dinyatakan dalam dB.
(2) dB
dB (desibel) adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan rasio. Seperti yang ditunjukkan pada Tabel 2, kemampuan untuk mengurangi kebisingan hingga 1/10 dinyatakan sebagai 20dB, sedangkan kemampuan untuk mengurangi kebisingan hingga 1/100 dinyatakan sebagai 40dB. Setiap kali kebisingan turun menjadi 1/10, dB meningkat sebesar 20 (untuk rugi sisip).
Menggunakan dB sangat nyaman karena dapat mengekspresikan rasio besar melalui penjumlahan. Hasil pengukuran kebisingan juga biasanya dinyatakan dalam dB. Misalnya, 40dBµV mewakili tegangan di mana 1µV adalah 0 dB, dan itu berarti 100µV.
(3) Angka yang perlu diingat
Ketika kebisingan berlipat ganda, dB berubah sebesar 6dB. Ketika kebisingan meningkat sepuluh kali lipat, dB berubah sebesar 20dB. Kedua angka ini sering digunakan, jadi ada baiknya untuk mengingatnya.
Namun perlu dicatat bahwa angka-angka ini digunakan saat merepresentasikan tegangan. Untuk daya, peningkatan sepuluh kali lipat menghasilkan perubahan 10dB. Ini karena daya memiliki hubungan yang sebanding dengan kuadrat tegangan (P=V2/R).
(4) Substitusi parameter S
Ketika filter dapat dianggap sebagai sirkuit linier, rugi sisip dapat diganti dengan nilai absolut koefisien transmisi parameter S (S21 atau S12) yang diukur pada sistem 50 ohm. Ini karena sistem pengukuran 50 ohm dihubungkan sebelum dan sesudah filter, untuk kedua pengukuran. Kapan pun memungkinkan, kami menggunakan nilai yang diukur dengan parameter S sebagai rugi sisip.
| Parameter | Nilai |
| Tegangan Terukur, RMS | 110...250V |
| Arus Terukur, RMS | 3A |
| Atenuasi Sinyal Transien (Tipikal) | |
| Mode Diferensial | 24dB |
| Mode Umum | 20dB |
| Arus Bocor | |
| Model standar | <3.5mA |
| Versi medis | <0.5mA |
| Indikasi Daya | LED |
| Dimensi (PxLxT) | 80mmx47mmx127mm |
| Tersedia dalam berbagai konfigurasi input / output | |